Etika Menjadi Operator Forklift

29 Januari 2022

Forklift ialah alat yang dirancang untuk memindahkan dan mengangkat barang terutama barang yang berbobot berat secara efisien dan efektif. Forklift dipakai untuk kerja di pergudangan, Industri manufaktur, Dengan peranan forklift ini, pekerjaan bisa cepat selesai tanpa perlu melibatkan banyak karyawan. Dalam dunia K3 forklift termasuk dalam Pesawat Angkat Angkut atau PPA. Hal tersebut dalam kita lihat pada UU Nomor 1 / 1970 mengenai keselamatan kerja & peraturan pelaksanaannya di Peraturan Menteri Nomor 4/MEN/85 mengenai Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut serta Permen No 08 tahun 2020 tentang K3 Pesawat Angkat Angkut. Forklift memiliki kapasitas angkut yang berbeda-beda. Daya angkut forklift mulai dari 2 ton hingga 10 ton, dan tinggi angkut antara 6 hingga 8 meter sehingga operator perlu memahami jenis dan kapasitas angkut forklift yang dikemudikan.
 
Jenis-Jenis Forklift:
  1. Warehouse Forklift
  2. Side Loader
  3. Counterbalance
  4. Telehandler
  5. Industrial Forklift
  6. Rough terrain
  7. Pallet jack
  8. Walkie Stacker
  9. Order Picker
  10. Reach fork Truck
Potensi bahaya saat mengoperasikan Forklift:
  1. Mengangkut barang melebihi kapasitas yang telah ditetapkan
  2. Operator tidak mengatur kecepatan saat berada di tikungan atau persimpangan, saat melintasi rel atau gundukan, saat berada di jalan yang licin, saat melewati area sempit, dan saat banyak pejalan kaki
  3. Visibilitas operator yang terbatas sehingga dapat mengakibatkan orang atau barang disekitar forklift tertabrak, dll
Panduan Keselamatan Operator Forklift
  1. Pengemudi forklift yang diijinkan adalah seseorang yang telah mengikuti pelatihan dan memahami pengoperasian forklift yang benar dan aman dan perawatan forklift yang baik dan benar.
  2. Sebelum mengoperasikan / menghidupkan forklift, periksalah terlebih dahulu kondisi forklift anda
  3. Laporkan segera kepada atasan anda segala kelainan yang anda temukan pada forklift sebelum dioperasikan.
  4. Ingat !! Jangan melebihi beban angkat maksimum sesuai dengan “Load Chart / Grafik Beban” pada forklift anda.
  5. Palet yang digunakan harus sesuai dengan besar/volume beban yang diangkat.
  6. Atur lebar garpu/fork pada forklift sesuai dengan beban yang diangkat.
  7. Aturlah beban seaman dan seimbang mungkin
  8. Hindari mengangkat beban pada posisi lantai yang tidak rata
  9. Orang dilarang keras berada di bawah beban yang sedang diangkat.
  10. Jangan sekali – sekali menahan beban dengan tangan atau melalui tiang garpu yang. sedang dioperasikan. “Ingat !! Tangan dan kaki anda dapat terjepit/ cedera”.
  11. Gunakan / pasanglah penumpu beban pada garpu ( load back rest) dan atap. pelindung ( overhead guard) forklift agar anda terlindung dari bahaya jatuhnya beban yang diangkat tinggi.
  12. Jangan mengangkat beban dengan posisi tiang garpu condong ke depan. Beban yang. anda bawa akan mudah meluncur jatuh ke depan.
  13. Pada saat berjalan dengan muatan, usahakan beban yang dibawa serendah mungkin. dengan jalan / lantai ( + 15 cm )
  14. Posisikan tiang garpu condong ke belakang, sehingga beban tersandar pada. penumpu beban.
  15. Sebelum forklift mulai bergerak, lihat dan awasi lokasi / arah tujuan anda. Pastikan. aman dan kemudian mulailah bergerak / jalan.
  16. Jalankan dan hentikan forklift anda secara perlahan. Jangan gunakan rem secara. mendadak terutama pada saat membawa beban.
  17. Jalankan forklift anda sedemikian rupa sehingga tetap terkendali dengan aman.. Mengoperasikan dengan cepat dan ugal – ugalan membuat forklift sulit dikendalikan.
  18. Jaga jarak forklift dengan kendaraan lain saat beroperasi. Jangan terlalu dekat.
  19. Jangan saling mendahului, terutama di tikungan dan lokasi kerja dengan pandangan. terhalang.
  20. Jangan menjalankan dengan cara yang mengundang bahaya, misalnya jumping,. ngebut atau ugal – ugalan. ” “Ingat !! Forklift adalah alat kerja BUKAN mobil balap”.
  21. Pada saat mengoperasikan forklift anda harus berkonsentrasi penuh dan jangan melamun.
  22. Konsentrasi ekstra anda butuhkan pada medan operasi yang licin dan berbahaya.
  23. Jangan lupa kurangi kecepatan dan bunyikan klakson pada saat anda membelok di. tikungan yang tertutup.
  24. Pada saat melintasi rel atau gundukan usahakan sepelan mungkin dan lintasi secara. diagonal/melintang untuk menghindari guncangan.
  25. Berhati – hatilah pada saat berjalan dan awasi jalan yang akan anda lalui. Lubang. dan benda – benda penghalang di jalan dapat mengakibatkan forklift miring dan membahayakan beban yang anda bawa.
  26. Hati – hati pada saat membelok. Perhatikan belakang forklift ( counterweight).
  27. Perhatikan ketinggian daerah operasi pada saat anda mengangkat beban atau. menyusun beban. Awas !!
  28. Jangan membentur lampu, pipa, pintu atau kabel.
  29. Perhatikan pula lebar daerah operasi sebelum anda melintasinya. Beban yang besar / lebar dapat jatuh dan rusak bila membentur pintu atau benda di area sempit.
  30. Dilarang mengeluarkan kepala dan anggota badan. Benda atau kendaraan lain di. sekitar anda dapat menjepit kepala atau anggota badan anda.
  31. Jangan mengangkat garpu terlalu tinggi pada saat berjalan. Hal ini selain. menghalangi pandangan saat membawa beban juga garpu dapat membentur / menyodok apa saja yang berada di lokasi kerja anda.
  32. Jika beban yang anda angkat menghalangi pandangan, maka cara yang aman adalah. berjalan mundur atau gunakan pemandu bila berjalan ke depan.
  33. Pada saat melintasi jembatan, jangan lupa memperkirakan kemampuan jembatan.
  34. Saat membawa beban pada jalan yang menurun curam, jalanlah dengan cara. mundur untuk menghindari beban meluncur jatuh.
  35. Pada medan operasi yang sulit atau pandangan terhalang, gunakan pemandu untuk. membantu anda.
  36. Jangan menggunakan forklift untuk menaikkan orang bekerja di atas. “Ingat !!. Forklift bukanlah lift.”
  37. Jangan menggunakan forklift untuk mengangkut penumpang. “Ingat!! Forklift. bukanlah Angkot”
  38. Jika anda akan meninggalkan forklift, jangan lupa:Parkir di tempat yang aman dan rata, posisikan garpu serendah mungkin, Pasang rem tangan dan ganjal ban bila perlu, Matikan mesin dan cabut kunci kontaknya.
  39. Matikan mesin pada saat anda mengisi bahan bakar.
  40. Periksalah kondisi forklift anda setelah operasi selesai. Catat dan laporkan hal yang. berkaitan dengan pengoperasian dan kondisi forklift.
Kualitas dari forklift juga menjadi bahan pertimbangan, selain dari apa yang di uraikan di atas. Dalam hal ini forklift berperan penting terhadap keselamatan jiwa operator. Kualitas forklift yang jelek berimbas ke segala hal. Mulai dari keselamatan operator, kerja yang tidak maksimal, kecepatan dalam boangkar muat barang, serta cost dari maintenance yang irit.
 
Keselamatan Kerja Menggunakan Forklift harus menjadi perhatian setiap perusahaan yang memakai unit ini. Keselamatan kerja pada saat menggunakan forklift menjadi harga mahal. Dengan pengetahuan mengenai bagaimana etika serta panduan keselamaan bekerja untuk operator forklift diharapkan dapat mengurangi angka kecelakaan kerja saat mengoperasikan alat forklift. Selain keamanan saat mengoperasikan forklift masih banyak hal-hal mengenai keselamatan dan kesehatan yang harus kita ketahui kunjungi www.pelatihank3.co.id untuk mengetahui usaha penyematan dan kesehatan lainnya.
 
 

 

Hallo !

Pilih salah satu tim Marketing kami

Marketing Nira Sekar
6281392457755
Marketing Lala Zhaveera
628113552471
PT Narada Katiga Nusantara
Hai, apakah membutuhkan informasi?
×
Membutuhkan informasi?